Home » News » 5 fakta wanita lebih beresiko terkena gangguan mata
Minggu, 08 Juli 2012
5 fakta wanita lebih beresiko terkena gangguan mata
Manfaat Kesehatan - Mata merupakan indra yang sangat penting dalam 6 panca indra. Jika saja mata anda terkena abu dan kemasukan pasir atau semacamnya pasti hal itu membuat anda panik.
Menjaga kesehatan mata sangatlah penting karena anda harus menggunakannya setiap hari. Tanpa kita tidak bisa melakukan sesuatunya dengan benar.
Kesehatan mata dapat diperoleh dengan asupan vitamin yang cukup, dan mengistirahatkan mata secukupnya juga. Mata merupakan jendela kehidupan.
Tapi tahukah anda gangguan mata kerap kali menggangu aktivitas sehari-hari. Mulainya kabur pada mata juga berakibat buruk bagi kesehatan dan aktivitas kita.
Tetapi, gangguan mata kerap menyerang kaum hawa, tetapi banyak juga penyakit yang senantiasa membayangi kaum ada. Apa sebabnya mengapa kerap menyerang kaum hawa?
Berikut 5 fakta wanita lebih beresiko terkena gangguan mata.
1. Wanita hidup lebih lama dibandingkan pria. Ini membuat wanita lebih berisiko mengalami degenerasi makula, katarak, dan glaukoma atau kebutaan
2. Beberapa masalah mata, secara intrinsik lebih umum terjadi pada wanita. Seperti, sindroma mata kering, yang mungkin disebabkan oleh penggunaan pil kontrasepsi dan menopause.
Mata kering juga dapat disebabkan penyakit autoimun yang lebih sering menyerang wanita, seperti Sindrom Sjögren, rheumatoid arthritis, lupus, dan multiple sklerosis.
3. Kehamilan juga dapat menyebabkan perubahan dalam refraksi (resep lensa) wanita dan sindrom mata kering.
4. Masalah penyakit seperti migrain yang kerap menyerang dapat menyebabkan gangguan visual dan sensitivitas cahaya pada mata. Sedangkan bila mengidap diabetes, maka ia akan terserang diabetes retinopati. Jika yang diderita adalah diabetes gestasional, maka dalam 5 hingga 10 tahun ke depan dapat memunculkan risiko serius kebutaan permanen.
5. Fluktuasi hormon yang dialami wanita selama hidupnya juga jadi pemicu masalah gangguan mata. Seperti penggunaan pil kontrasepsi atau terapi penggantian hormon yang dapat memiliki efek samping seperti pembekuan pembuluh darah dan stroke. Ini mungkin secara langsung atau tidak langsung menyebabkan masalah penglihatan.
Manfaatkesehatan.com
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)

0 comments:
Poskan Komentar